Adipura Masih kah mampir ke kota Balikpapan

efendy-bahtiar-seKinerja pemerintah Kota Balikpapan semakin hari semakin berat, apalagi untuk meraih predikat kota bersih guna memboyong piala Adipura yang ke 14 di tahun 2009 ini, piala kebanggan seluruh kota yang ada di Indonesia ini hanya akan menjadi mimpi belaka saja. Pada tahun 2008 lalu saja Piala adipura tak dapat mampir untuk diwujudkan di kota Beriman Balikpapan setelah 13 kali berturut-tutur kota kita ini menjadi kebanggaan warga kota dengan semboyan BERIMAN.

Gerakan Clean, Green, Healthy (CGH) yang sejak tahun lalu, ternyata malah tak mampu meningkatkan partisipasi kebersihan bagi kota Balikpapan ini. Menurut Pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Marginal, Effendy Bachtiar S.Sos, yang mana program CGH harusnya secara moral sudah ikut bertangung-jawab pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan kota.

“Secara moral program tersebut telah ikut bertanggung-jawab, dan jangan hanya diatas kertas saja program tersebut bagus tapi implementasinya dan pelaksanaannya lemah. Dimana kesadaran masyarakat harus segera ditumbuhkan sejak dini bukan hanya bertujuan pada prestisius dan slogan semata saja”. Kata Effendi.

Program Kebersihan kota yang berlaku di Balikpapan ini jangan hanya dititik beratkan pada dinas atau instansi terkait saja, sehingga kegagalan didalam meraih Piala Adipura jangan dianggap sebuah kesalahan satu institusi namun menjadi kesalahan kolektif pihak pemerintah.

“Kebersihan itu bukan hanya masalah satu instasi, tapi bagian kolektif dari program pemerintah yang berjalan. Jika gagal meraih Piala Adipura berarti pemerintah kota Balikpapan secara lembaga telah gagal didalam mewujudkan kebersihan untuk daerahnya”. Lanjutnya kembali.

Peningkatan kesadaran warga perlu ditingkatkan lagi seperti gerakkan gotong royong sebagai adat ketimuran dari bangsa kita Indonesia ini. Dari sejak lama gerakan gotong-royong yang tumbuh diwarga menjadi sarana ampuh untuk menyelesaikan berbagai permasalahan, baik itu masalah keamanan siskamling maupun kebersihan yang ada disekitar lingkungannya.

“Perlu digalakkan kembali semangat gotong royong dimasayarakat yang mungkin telah lama tidak pernah terdengar lagi, selain itu aparat pemerintahpun juga harus turun langsung ke lapangan guna memberi contoh pada warga dan masyarakat, ini semua apa arti pentingnya dari kebersihan tersebut bagi lingkungan kita”. Ungkap Effendy lebih lanjut.

Yang tidak kalah pentingnya lagi adalah, yang mana kebersihan harus dijadikan gaya hidup oleh semua pihak. Baik itu masyarakat kelas bawah maupun para pejabat yang ada di Balikpapan. Dan jangan sampai masalah sampah atau kebersihan kota menjadi proyek yang menguntungkan bagi sebagian pihak atau orang tertentu, sehingga masyarakat semakin apatis didalam menjaga kebersihan kota yang kita cinta ini.

*******

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: