ANGGOTA DEWAN YANG MANJA

Beberapa waktu lalu di salah satu media cetak yang ada di balikpapan kalimantan timur memberitakan salah satu anggota anggota DPRD kota Balikpapan, dimana anggota dewan yang terhormat tersebut menyatakan bahwa biaya berobat yang sebesar rp. 30 juta tidak cukup untuk biaya.

” uang berobat sebesar 30 juta rupiah itu mana mungkin cukup untuk kita berobat zaman sekarang, apalagi seperti saya yang sering sakit2an ” begitulah komentar yang di keluarkan oleh salah satu anggota DPRD kota Balikpapan yang terhormat tersebut.

Hal ini mendapat perhatian serius dari beberapa tokoh masyarakat dan LSM yang ada di balikpapan. Seperti halnya yang di katakan oleh Sophian Asnawie salah satu warga. ” Mereka itu mau minta berapa lagi dana yang musti diberikan kepada mereka, masa uang sebesar 30 juta tersebut tidak cukup untuk berobat, seharusnya mereka itu memikirkan rakyat jangan memikirkan kepentingan diri sendiri, apa yang telah mereka perbuat untuk rakyat ini ”tegas beliau.

Maka pernyataan yang di lontarkan anggota Dewan ini ramai di bicarakan oleh masyarakat kota Balikpapan, mereka sangat menyayangkan pernyataan yang meluncur dari orang terhormat seperti wakil rakyat. apa ini cermin wakil rakyat yang telah duduk enak disana. atau mereka hanya memikirkan diri sendiri atau bisa juga memakai aji mumpung yang lagi ngetrend di negeri ini.

Seharusnya mereka yang duduk didewan itu harus memikirkan nasib rakyatnya, dan tunjukan kepaada masyarakat ini kinerja mereka yang bener2 mensejahterakan rakyat dan apapula yang telah mereka lahirkan produk2 yang membela kepentingan rakyat.

” Para anggota dewan sudah tidak tau diri lagi masa mengenai dana kesehatan yang mereka terima sebesar 30 jt rupiah dikatakan tidak cukup untuk biaya berobat, belum lagi uang komunikasi yang mereka terima per bulannya dan lain-lainnya ” tegas suryadi selaku ketua LSM Jamrud.

Dan mengenai anggota dewan yang sering sakit2an atau kata lain sudah tidak produktif lagi kenapa masih ada. padahal masyarakat tau kerjaan anggota dewan itu sangat berat dan memerlukan pemikiran yang cerdas guna memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, karena mereka selama ini sebagai wakil rakyat karena rakyatlah yang memilih mereka.

” Untuk para anggota dewan atau wakil rakyat yang duduk di DPR, yang sudah tidak produktif lagi harusnya sadar tidak usah duduk lagi disana ” lanjut Suryadi kembali.

Sebelum menjadi anggota dewan harusnya ada tim independen yang menilai atau kata lainnya sebagai tim seleksi, agar mereka yang duduk di dewan nantinya mengetahui apa yang musti mereka lakukan. Jangan sampai kita sebagai rakyat seperti salah memilih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: