BIMBEL MERESAHKAN ORANG TUA

Dunia pendidikan bukan lagi sebagai ajang atau sarana belajar baik itu bagi murid maupun bagi pendidiknya sendiri. Dimana di dunia pendidikan ada kemungkinan ajang tempat melakukan pemerasan terselubung dan terkordinasi. mulai dari dana2 yang resmi dikeluarkan / diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

Pemerintah pusat dengan program bos, baik itu bos yang berbentuk dana langsung maupun yang berbentuk buku. program tersebut mamang sangat membantu para murid, karena dengan program tersebut ada kemungkinan dunia pendidikan semakin murah dan dapat terjangkau oleh kalangan masyarakat manengah kebawah.

Apalagi hal ini didukung juga telah dibentuknya komite sekolah, yang dapat mengontrol langsung semua program yang dikeluarkan pemerintah baik pusat maupun daerah. baik itu program yang berhubungan dengan bantuan dana langsung maupun yang berbentuk buku pelajaran.

Namun hal ini dapat pula menjadi ajang usaha korupsi baru para guru, terutama para kepala sekolah yang mungkin bekerja sama dengan ketua komite itu sendiri. karena hal ini tidak menutup kemungkinan untuk mencari dana tambahan yang sangat merugikan para murid terutama wali/orang tua murid tersebut.

Seperti halnya apa yang dikeluhkan oleh sebagaian wali/orang tua murid smp 18 balikpapan. dimana seluruh kelas 3 yang akan mengikuti ujian harus dibebani lagi dengan salah satu usaha yang dikeluarkan oleh kepala sekolah yang telah bekerja sama dengan pihak ketua komite guna melalukan punggutan tidak resmi melalui program belajar kelompok dengan kata lain bimbel.

Bimbel memang suatu program yang dapat meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri, asalkan program tersebut memang dijalankan secara propesional. dan masalah biaya yang diwajibkan untuk semua kelas 3 dan dipunggut biaya sebesar kurang lebih rp. 250.000,- /siswa. ” sebenarnya saya setuju dengan program yang di buat oleh pihak sekolah dan ketua komite tersebut asal memang dijalankan sebagai mana mustinya, namun ada dana yang saya rasa tidak masuk akal ini dan sangat membebani kami selaku orang tua murid. belum lagi nanti ujian ada saja dan yang musti kami bayar, apa ini memang peraturan yang dikeluarkan oleh pihak disdik kota balikpapan “. terang salah satu orang tua murid kepada new eksekutor agar namanya singkat BS saja.

Lain lagi yang mengenai dengan segala macam kursus yang dilakukan oleh pihak smp 18 ini, yang mana ada satu yang sangat disesalkan oleh oran tua wali murid dari smp 18 tersebut. seluruh murid smp 18 diwajibkan ikut kursus komputer dan murid di bebankan dengan dana sebesar rp. 10.000 per murid. padahal mereka tidak pernah kursus yang di janjikan oleh pihak sekolah.

” anak2 kami diwajibkan ikut kursus komputer dengan biaya 10. per anak per bulan, tapi anak kami tidak pernah kursus komputer seperti yang pihak sekolah katakan. terus dana tersebut sebenarnya untuk apa sich ” tanya salah orang tua murid itu lebih lanjut.

Maka dari itu hal ini menjadi tantangan tersendiri buat pemerintah kota balikpapan kedepannya, apalagi usia kota balikpapan sudah semakin dewasa dengan usia 112 tahun. seharusnya hal seperti pungli terorganisasi ini sudah tidak ada lagi atau kata lain tidak ada musimnya lagi.

Segala macam kegiatan yang berhubungan dengan kemajuan pendidikan disekolah di luar jam belajar bisa dilakukan asal sepengetahuan komite sekolah dan pihak sekolah yaitu kepala sekolah setelah diadakan pertemuan dengan orang tua murid guna membahas kegiatan dan dana yang akan dikeluarkan sebelum diajukan ke diknas, karena semua itu masuk ke RAPBS ( rencana anggaran pendapatan sekolah ) sebelum nantinya menjadi pertanggung jawaban di APBS kedepannya oleh ketua komite.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: