Mutasi Eselon 2 dan 3 Dipertanyakan

Kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) kota Balikpapan secara definitif terjawab sudah, setelah mengalami kekosongan selama lebih dari setengah tahun jabatan pegawai negeri sipil tertinggi di tingkat kabupaten dan kota akhirnya diisi kembali oleh Heru Bambang,SE yang juga pernah menjabat sebagai sekda Balikpapan. Heru Bambang sendiri sebelumnya menyatakan mundur sebagai pejabat sekda Balikpapan terkait pencalonan dirinya sebagai calon wakil Gubernur Kalimantan Timur berpasangan dengan Nusyirwan periode 2008-2013 pada Pilgub 2008 lalu. Jabatan sekda Balikpapan saat itu sempat diisi oleh Syahbani selaku Plt Sekda yang akhirnya harus tersingkir karena dirinya kalah bersaing dengan Heru Bambang.

Pelantikan Heru Bambang sebagai Sekda Balikpapan yang baru diwarnai berbagai pertanyaan, seorang pejabat pemerintah yang pernah mundur kembali kejabatan semula yang terkesan tak adanya regenerasi atau calon lain yang layak, disamping itu pelantikan Sekda bersamaan dengan pelantikan eselon II dan eselon III yang mengisi sejumlah jabatan kepala dinas, Kepala bagian dan kepala sub dinas pada instansi pemerintahan Balikpapan.

Khusus pelantikan eselon II dan eselon III dinilai tidak melalui prosedur, pasalnya prosesnya pengangkatan dan kenaikan pangkat tidak melalui Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) Balikpapan. Menurut aturannya kepala Baperjakat adalah pejabat tertinggi pegawai negeri sipil daerah alias setingkat dengan sekda atau sekwilda untuk tingkat provinsi. Pelantikan maupun pengangkatan jabatan, sekda selaku kepala Baperjakat tidak difungsikan dengan baik.

Perjalanan proses yang harus ditempuh untuk melantik pegawai negeri sipil eselon 2 dan eselon 3 sebelumnya, dimana walikota harus melantik pejabat sekda berdasarkan SK Mendagri, maka setelah sekda dilantik secara sistematis sekda menjadi kepala Baperjakat yang bertugas menggodok, mempertimbangkan para calon pejabat dari eselon II dan eselon III kemudian mengusulkan para kandidatnya tersebut ke walikota Balikpapan. Fungsi seorang walikota dalam hal ini mempertimbangkan dan membuat SK (Surat Keputusan) pengangkatan kepada calon yang bersangkutan yang diajukan.

Mengenai masalah mutasi yang terjadi pada tanggal 3 Februari lalu tidak melibatkan atau mengfungsikan Baperjakat dengan kata lain Heru Bambang ditinggalkan lantaran beredarnya isu kepentingan politik menghadapi kepala daerah kota Balikpapan. Sekda sebelumnya dalam hal ini Syahbani sebagai Plt seharusnya tidak memberikan atau membuat keputusan yang bersifat strategis. Pertimbangan pengangkatan jabatan eselon II dan eselon III tak ada lembaga yang bertanggung jawab atas pelantikan kali ini.

“ Bukan hanya proses pelantikan atau pengangkatan dan mutasi eselon II dan eselon III yang tidak melalui tahapan sebagaimana semestinya. Lebih baik lagi kalau sebelum mutasi atau pengangkatan pejabat dilakukan test and properties agar penempatan sesuai dengan kemapuannya dan lebih efektif, jangan sampai menempatkan pejabat ditempat jabatan dinas atau kabag yang tidak dikuasainya. Jika penempatan pejabat yang sesuai dengan kemampuannya maka pelayanan yang diterapkan oleh pemerintah kota Balikpapan yang melayani bukan dilayani akan berjalan dengan baik dan lancar”, kata Samad, seorang dosen dari Universitas Balikpapan.

“ Setiap yang namanya mutasi pasti ada untuk politisnya, mungkin karena walikota atau wakil walikota tidak senang pada seorang pejabat, atau ada muatan politik dibalik mutasi tersebut guna memperkuat dukungan dari orang-orang yang bisa diajak bekerja sama menjelang pilkada Balikpapan 2011 nanti. Semestinya mutasi itu dilandasi oleh kebutuhan pelayanan dan memaksimalkan layanan pemerintah kota Balikpapan, jika seorang pejabat tidak mampu mejalankan fungsi pada bidang yang pimpin baru diganti, bukan ABS (Asal Bapak Senang)” tambah Samad kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: