PEMERINTAH KOTA BALIKPAPAN KECOLONGAN

hotel-grand-piramideBalikpapan merupakan pintu gerbang kaltim, dan juga salah satu kota terbesar di kalimantan timur. Ini merupakan tolak ukur perkembangan pembanguna kota yang ada diwilayh kaltim. Pembangunan insfrastuktur pendukung guna kemajuan dan perkembangan kota dibalikpapan selalu dilakukan, mulai tempat2 hiburan sampai dengan perhotelan baik yang berkelas bintang maupun yang hotel melati.

Ini menjadi tantangan tersendiri buat pemerintah kota balikpapan, karena dengan banyaknya pembangunan yang ada dibalikpapan inilah yang bisa menaikan PAD ( Pendapatan Asli Daerah ) kota. Bahkan pemerintah kota balikpapan sendiripun telah memberikan peluang kepada para investor yang akan menanamkan modalnya untuk membuka peluang usaha agar masyarakat dapat langsung merasakan imbas dari pembangunan tersebut.

Namun hal tidak juga dapat menutup kemungkinan disalah gunakan oleh oknum pejabat yang berwenang didalam hal masalah perijinan dan segala yang berhubungan. Karena akan membuka lahan KKN yang baru, seperti dalam pengurusan ijin bangunan yang mungkin menyalahin aturan yang tidak sesuai dengan yang pihak investor ajukan. Seperti ijin bangun yang mana didalam ijin investor tersebut menyatakan 4 tingkat ternyata yang ada sudah lebih dari itu.

Dari permasalahan yang pernah terjadi didalam persoalan masalah yang masih kita ingat adalah permasalahan hotel grand pramide yang mana telah memakan 7 korban pejabat pemkot balikpapan yang terkena sanksi dan mutasi, bahkan pihak pemilik hotel grand piramide Tjoa Susana Darwis yang telah terbukti melanggar beberapa perda yang ada dikota Balikpapan salah satunya masalah perijinannya.

” Pemerintah kota balikpapan telah kecolongan oleh pihak pemilik hotel grand piramid, seharusnya itu segera di tindak tegas. Ini terjadi pada tahun 2006 hingga sekarang, apalagi pemerintah telah mengeluarkan surat teguran sebanyak 3 kali ” tegas Muhammad SH. anggota komisi I DPRD.

Bahkan pemerintah kota balikpapan pun telah melayangkan beberapa surat teguran / peringatan ke pemilik grand piramid, 2 kali surat peringatan bangunan yang tidak sesuai dengan IMB yaitu no.640.700/1201 DPKP-PBK/X/2006 tanggal2 oktober 2006, no.640.700/1008 DPKP-PBK/XII/2006 tanggal 4 desember 2006, dan no.640.700/495 DPKP-PBK/VIII/2007. Yang mana surat ini tertanggal pada 1 agustus 2007 perihal pelaksanaan bangunan dan jembatan masuk hotel grand piramid balikpapan.

Dengan telah dikeluarkan beberapa surat peringant dari pemerintah kota seharusnya pemilik hotel grand pyramid belum boleh melakukan aktifitas pembangunan terlebih dahulu sebelum seluruh izin2 tersebut diselasaikan terlebih dahulu. Namun hal ini tidak sesuai dengan prosedur yang telah berlaku di dalam peraturan itu sendiri yang mana seharusnya apabila suatu pembangunan yang melanggar izin seperti IMB dan lai2nya harus dihentikan terlebih dahulu atau kata lainnya pembangunan tersebut harus dibongkar.

“ Kemaren saja masalah trotoar di 5sen saja langsung ditegur oleh aparat Satpol PP, masa hotel yang terang2 melanggar IMB cuman dibiarkan begitu saja dan tidak ada tindak lanjutnya sama sekali”. Tegas Muhammad kembali.

Komentar juga di keluarkan oleh ketua IPK Balikpapan Ahmad Betawi, “ Hotel grand piramide itu sebelumnya memang sudah salah, kesalahannya di IMBnya, kenapa pemerintah Balikpapan tidak menindak tegas. Jangan sampai masalah ini membuat citra yang tidak bagus buat kinerja pemerintah Balikpapan ”. ungkap Ahmad Betawi ke New Eksekutor

Selain itu pihak pemilik grand piramid pun masih bermasalah dengan salah satu warga yang mana tanah pembatas milik hotal tealh masuk di batas dari warga tersebut yang berbatasan langsung dengan tanah warga.

” Hotel ini telah menyerobot tanah milik saya sepanjang hampir 2 mter masuk kepekarangan rumah saya, padahal batas tanahnya tersebut cuman sampai di pagar itu saja” terang Dedy sambil menunjuk batas tersebut ,warga yang berbatasan langsung dengan grand piramid.

Dimana permasalahan antara dedy dengan grand piramidpun telah berlangsung cukup lumayan sejak tahun 2006, namun solusinya hingga sekarang belum ada kejelasannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: