KAPAL CARGO TERBAKAR

dillah-samudera-viKamis (2/4) kemarin sekira pukul 12.00 Wita si jago merah melahap sebuah kapal cargo yang tengah lego jangkar di sekitar pelabuhan semayang balikpapan. Kebakaran yangmelahap KM Dillah Samudera VI pertama terjadi di ruang salah satu ruangan yang ada I dek 2.

Meski tidak ada korban jiwa dalam tragedi kejadian kebakaran kapal dengan gros ton (GT) 1.500, kapal yang sejak akhir agustus 2006 ini tidak melakukan ada aktifitas kegiatan seperti yang selama ini dilakukan, di sebabkan karena kerusakan mesin

Kapal yang sudah wakttunya untuk masuk Dok ini terpaksa berlabuh dan lego jangkar di perairan Balikpapan, yang tidak jauh dari depan kilang Pertamina dan dermaga pelabuhan Semayang. Asal api yang di indikasikan berasal dari ruang mesin buritan kapal. Dan saat kejadian, tujuh pekerja sedang bekerja mengecat dan membersihkan kapal, tiba-tiba melihat asap putih mengepul keluar dari ruang mesin.

Kapal penolong dan penyemprot itu yakni KT ( Kapal Tunda ) Anggadha XVI, Wisnu V, Jaya Alpha, Jaya Almanac, Selat Makassar dan Tamasek Sepinggan. Guna membantu dalam pemadaman bakaran tersebut. Hal ini membuat tontonan tersendiri masyarakat dan warga yang kebetulan sedang berada di sekitar pelabuhan berhenti sebentar guna melihat kebakaran kapal dari pinggir pelabuhan semayang.

Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Semayang Abdul Kadir Katteru menjelaskan beberapa menit setelah terjadi kebakaran telah menerima laporan ada kapal terbakar, langsung melakukan upaya pemadaman. “Awalnya sebelum berlabuh di perairan Balikpapan kapal ini memuat semen dari Makassar,” terang Kadir didampingi Kasi Keselamatan dan Keamanan Gadjah Roseno.

Proses dan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut pihak Adpel juga bakal menyelidiki dan berkoordinasi dengan kepolisian terkait asal api serta apa saja yang terbakar. “Perisitiwa kebakaran ini tidak mengganggu arus lalu lintas pelayaran karena posisi kapal memang kami perintah kan berlabuh disitu agar tidak mengganggu,” jelasnya.

Keterangan yang di dapat oleh New Eksekutor, dari salah seorang pekerja yang berada di atas kapal, mencoba menghidupkan mesin diesel untuk mengangkat jangkar kapal setelah hampir dua tahun tidak bergerak.

Nah saat mesin diesel dihidupkan, pada bagian ruang mesin muncul asap putih tebal. “ Mesin diesel penarik jangkar dihidupkan untuk menarik jangkar. Setelah itu akan ditarik ke kota Makassar. Kapal itu milik perusaahn ekspedisi PT Dillah Samudera “.

Beberapa menit kemudian setelah mesin hidup, kami sedang istirahat. Tak lama kemudian, asap terlihat pada bagian kanan buritan kapal,” terang Irwan (35) mandor kerja yang dibenarkan pula enam pekerja lainnya saat dimintai keterangan di Polsek KP3 Semayang.

Mengetahui ada api, para pekerja langsung sontak menyiram dengan cara manual, beberapa lainnya berteriak dari atas kapal kepada motoris speedboat yang acap kali melintas. Beberapa saat kemudain datanglah dua unit kapal pemadam menyemprotkan air dari atas kapal.

Pasalnya dari kejauhan sangat jelas kapal besar tersebut dilalap api hingga asap tebal mengepul di udara, dan dimana pada saat itu Balikpapan diguyur hujan. Sebanyak enam unit kapal pemadam di turunkan untuk memadamkan api, tiga kapal berasal dari Chevron dan dua kapal pemadam milik Pelindo dan satu kapal milik PT Pertamina turut pula membantu menjinaakan api untuk mencegah api tidak menjalar atau mengenai pipa-pipa gas bawah air serta kapal-kapal tangker.

Hembusan angin, air pasang dan gelombang membuat posisi kapal bergerak setelah dari segala penjuru kapal menyemprot air berusaha memadamkan namun hal ini tidak menyurutkan para petugas kebakaran untuk segera memadamkan api tersebut.

“ Kami belum pastikan penyebab kebakarannya, saat ini tujuh pekerja yang sedang bekerja di kapal tersebut kami mintai keterangan dulu karena mereka yang tahu persis saat kebakaran terjadi ” kata Kapolsek KP3 Semayang AKP Kifli S Supu diruang kerjaannya.

Dan pada 3 hari setelah paskah kebakaran yang meninpah Kapal Cargo Dillah Samudera VI, diruangannya Gajah Rooseno didepan New Eksekutor menjelaskan bahwa kebakaran tersebut terjadi karena hubungan arus pendek, karena generator cadangan yang digunakan untuk mensupllay listrik untuk menhidupkan motor jangkar, karena mungkin usia kabel yang ada di kapal tersebut sudah berusia tua dan sudah lama tidak operasikan, dan generator cadangan ini berada di dek 2 tepatnya diatas ruangan mesin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: